U.S. online casino_Indonesia's most popular online gambling game_Authentic Baccarat Game_Online sports betting

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Kami online judi,Nampan awal sepak bola,Asli situs bakarat

BIndonesia's most popular online gambling gameerbicara Indonesia's most popular online gambling gameseInIndonesia's most popular online gambling gamedonesia's most popular online gambling gameks juIndonesia's most popular online gambling gamega bukan hanya berbicara soal urusan ranjang tapi juga termasuk alat kontrasepsi. Misalnya soal pemilihan KB,  kalau cewek nggak mau menggunakan KB pil karena takut gendut maka pasangannya pun tak boleh memaksakan.

Privasi adalah ruang untuk “pulang” ketika kalian memiliki masalah dengan pasangan, bukan untuk “pergi”. Jadi jangan manfaatkan privasi untuk hal negatif seperti perselingkuhan misalnya. Itu hal yang sangat kekanak-kanakan.

Menikah adalah awal dari sebuah kesepakatan panjang dalam hidup setiap pasangan yang sudah memutuskan untuk menghabiskan sisa hidup bersama. Setelah menikah akan ada lebih banyak hal yang harus disepakati untuk menjalani rumah tangga yang bahagia. Kesepakatan inilah yang akan menyatukan dua pribadi yang berbeda. Tinggal dalam satu atap dengan banyak perbedaan dari pemikiran sampai perbuatan bukan hal yang mudah. Kesepakatan inilah yang nanti jadi penengah.

Dan jika kita sudah tahu dengan baik bagaimana cara memperlakukan mereka maka akan lebih mudah mengambil hatinya. Hubungan yang kita jalin pun akan semakin baik antara menantu-mertua maupun orang tua-anak.

Disinilah kesepakatan harus mulai dibuat, dari mulai memberi nama anak, bagaimana cara mendisiplinkan anak, dan seterusnya. Perbedaan pendapat dalam parenting hanya akan memunculkan kegagalan karena anak jadi bingung dengan yang dimau orangtua.

Saat bertengkar yang paling sulit dikontrol adalah emosi. Kalian bisa saja berbuat seenaknya dan baru kemudian menyesal setelahnya. Ini akan berbeda halnya kalau ada aturan yang sudah disepakati. Misalnya kalau yang satunya sudah mulai teriak-teriak maka yang satunya harus diam, siapa yang lebih emosi harus dibiarkan meluapkan dan satunya berusaha mendinginkan suasana. Kalian juga bisa bersepakat sehebat apapun pertengkaran itu, kalian tetap nggak boleh sembarangan mengucapkan kata cerai, karena akan sangat fatal dampaknya.

Parenting selalu menjadi kunci utama sebuah rumah tangga bisa terbangun dengan baik atau tidak. Karena tujuan utama pernikahan memang memperoleh keturunan. Sejak tahu kalian akan memiliki buah hati mungkin sudah akan terlihat sedikit perselisihan yang akan terjadi.

Nantinya, akan banyak hal baru akan ketahuan setelah kita menikah, terutama hal-hal yang selama ini tidak ditemukan saat pacaran. Saat pacaran semua terlihat indah dan baik-baik saja, tapi begitu menikah yang kita lihat seringkali justru sebaliknya. Kebiasaan yang dulunya masih bisa disembunyikan kini mau tidak mau harus kita beberkan. Padahal perbedaan inilah yang menjadi pemicu perpecahan. Untuk itu perlu ada banyak sekali kompromi agar kehidupan berumah tangga bisa lebih nyaman.

Apa yang masih harus jadi privasi dan apa yang harus mulai dibagi harus disepakati setelah menikah. Apakah password media sosial masing-masing pasangan harus saling kita tahu? Apakah harus sedetail itu, jawabannya akan berbeda untuk tiap pasangan tergantung kebutuhan kalian.

Bolehkan istri bekerja setelah menikah? Mungkin ini pertanyaan terbesar yang ditanyakan banyak wanita kepada pasangannya dan mungkin juga ini kekhawatiran banyak pria. Kesepakatan kalian berdua harus benar-benar jelas setelah menikah karena dampaknya akan sangat besar bagi keluarga. Masalah terkait pekerjaan juga termasuk aturan jam pulang malam suami. Seberapa sering dia boleh pulang malam harus dibatasi agar dua-duanya sama-sama nyaman dan merasa aman.

Kebiasaan di rumah kamu dan pasanganmu tentu berbeda sebelumnya dan ketika kalian harus tinggal di rumah yang sama kadang akan timbul permasalahan. Hal-hal sekecil menonton televisi, langsung mencuci piring setelah makan, sampai siapa yang bertugas membersihkan rumah akan jadi masalah ketika tidak ada kesepakatan. Kalian mungkin memiliki standar kebersihan, kerapian, dan selera yang berbeda untuk banyak hal. Dan dua-duanya harus saling menyesuaikan.

Orangtua dan mertua kita mungkin saja berasal dari budaya yang berbeda. Bahkan meskipun budaya mereka sama bisa jadi kebiasaan di rumah berbeda. Entah itu sesederhana makanan favorit atau seserius standar kesopanan. Perbedaan ini harus dikomunikasikan dengan pasangan agar kita tidak salah saat ingin memberikan penghormatan pada orangtua maupun mertua.

Ada banyak hal lain yang sebenarnya juga harus disepakati saat kalian menikah nanti, tapi semua itu kembali lagi ke pribadi masing-masing karena tiap pasangan memiliki masalah dan kebutuhan yang berbeda.

Keuangan rumah tangga selalu menjadi pemicu pertengkaran karena masalah ekonomi memang sangat krusial. Karena itu setelah menikah kalian harus segera bersepakat tentang berapa uang yang akan ditabung, disedekahkan, diberikan ke keluarga, dan yang akan digunakan untuk kebutuhan lainnya.

Bukan berarti perhitungan, tapi kehidupan rumah tangga memang menuntutmu dan pasangan menjadi lebih realistis. Hitung-hitungan pendapatan dan pengeluaran memang harus diperjelas sejak awal.

Seks sangat tabu dibicarakan dalam budaya kita, ketika kita tidak puas dengan pasangan, kita seolah dilarang untuk protes dan hanya bisa menahan kekecewaan dalam diam. Padahal sebagai suami istri sudah sepatutnya kalau kita jadi lebih terbuka tentang seks, apa yang dia suka dan apa yang kita minta harus diungkapkan secara sadar.